SELAMAT DATANG DI BLOG TELECENTER MUNENG

Blog Archive

Koordinasi Manager TC Se-Jawa Timur

Sabtu, 20 Maret 2010

KOORDINASI MANAGER TC SE-JAWA TIMUR



Telecenter dibawah koordinasi BPDE Jawa Timur saat ini sudah mencapai 10 lokasi, hal inilah yang mendasari bagi BPDE untuk melakukan koordinasi secara rutin antar pengelola telecenter, sehingga perkembangan dan kendala yang dihadapi masing-masing telecenter dapat terpantau. Acara koordinasi ini dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus 2007 dengan agenda bahasan sebagai berikut :

1. Pesan dan arahan dari kepala/wakil kepala BPDE Jatim.

2. Sekilas info.

3. Post evaluation (review)

4. Sharing informasi.

5. Harapan-harapan

Dalam pertemuan tersebut, Telecenter Muneng diwakili oleh Manager TC, dalam pertemuan itu disampaikan pula bahwa Telecenter merupakan salah satu ikonnya Jawa Timur, diharapkan Telecenter untuk tetap eksis dan berkelanjutan, Apalagi Bappenas masih akan mengembangkan Telecenter lebih luas lagi ke seluruh Indonesia. Sesuai dengan deklarasi Geneva pada tahun 2005 yang mengharapkan pada tahun 2015 seluruh desa didunia terhubung secara online.

Sangatlah diharapkan Telecenter yang lebih dulu ada ini dapat dan mampu berjalan sesuai harapan, sekaligus mampu untuk berjejaring satu sama lainnya, baik itu informasi atau hasil produksi yang ada di sekitar lokasi. Apalagi Jawa Timur juga akan membuat AIC (Agribisnis Information Center) dan Telecenter diharapkan mampu untuk menjadi ujung tombaknya. Sehingga peran telecenter kedepan akan semakin strategis dalam mendukung informasi.

Pertemuan tersebut juga membahas harapan pengelola adanya payung yang menaungi keberadaan Telecenter ini, sehingga akan lebih efektif dalam berkoordinasi apabila ada hal-hal yang perlu segera mendapat perhatian dan penanganan. Adanya satu atap naungan ini, sangat diharapkan masing-masing Telecenter mempunyai persamaan persepsi dalam membangun Telecenter, walaupun masing-masing Telecenter berada dalam kultur daerah yang tidak sama. Sehingga dalam perkembangan Informasi dan Teknologi ini tidak meninggalkan budaya dan kearifan lokal.

Dari pertemuan itu juga disepakati bersama, untuk setiap Telecenter dapat menyumbangkan pemikirannya guna membuat satu buku panduan tentang Telecenter, sehingga dapat dimanfaatkan, dibaca serta dipahami bagi mereka yang ingin bergabung serta membangun Telecenter baru.

Posting Komentar